Cegah Korsleting Listrik, Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan Komsos Bersama Warga dan PLN

Daftar Isi
ACEH SINGKIL – Upaya mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik terus dilakukan di tengah masyarakat. Babinsa Koramil 0109-04/Simpang Kanan, Serda Abdul Malik, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga Desa Pakiraman dan petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN), membahas kelayakan instalasi listrik serta pentingnya menjaga keamanan jaringan listrik di lingkungan rumah, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh instalasi listrik yang tidak memenuhi standar. Kondisi kabel yang sudah rusak, sambungan listrik yang tidak tepat, hingga penggunaan stop kontak secara berlebihan dapat memicu arus pendek yang berpotensi menyebabkan korsleting dan kebakaran.

Dalam kegiatan Komsos tersebut, Serda Abdul Malik bersama petugas PLN turut memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi listrik di rumah. Warga juga diingatkan untuk tidak melakukan penyambungan listrik secara sembarangan serta menggunakan perangkat dan material kelistrikan yang sesuai standar.

Menurut Serda Abdul Malik, keamanan instalasi listrik merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan. Pencegahan sejak dini jauh lebih baik dibandingkan harus menghadapi risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa.

“Instalasi listrik harus benar-benar diperhatikan. Kabel, sambungan, stop kontak, dan perangkat listrik lainnya perlu dipastikan dalam kondisi baik agar tidak menimbulkan arus pendek yang berujung pada korsleting,” kata Serda Abdul Malik.

Petugas PLN yang hadir juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan gangguan atau kondisi jaringan listrik yang berpotensi membahayakan. Pemeriksaan oleh tenaga yang memiliki kompetensi diperlukan untuk memastikan instalasi listrik tetap aman digunakan.

Melalui Komsos ini, Babinsa berharap terbangun kepedulian bersama antara masyarakat, aparat kewilayahan, dan pihak PLN dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari ancaman kebakaran akibat korsleting listrik.

Langkah sederhana seperti memeriksa kondisi kabel secara berkala, menghindari penggunaan colokan bertumpuk, serta memastikan peralatan listrik dimatikan setelah digunakan menjadi bagian penting dari budaya keselamatan listrik di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kehadiran Babinsa dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan wilayah, tetapi juga dalam upaya mencegah berbagai potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan warga. (*Pd)

Posting Komentar