Ngopi Sambil Bersilaturahmi, Babinsa Koramil Kuala Baru Dekat dengan Warga Kuala Baru Laut

Daftar Isi
Aceh Singkil — Suasana sederhana di sebuah kedai kopi di Desa Kuala Baru Laut, Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, menjadi ruang terjalinnya komunikasi yang hangat antara Babinsa Koramil 0109-05/Kuala Baru, Koptu Rahmadi, dengan masyarakat setempat, Rabu (16/9/2026).

Koptu Rahmadi melaksanakan kegiatan anjangsana dan silaturahmi bersama warga desa sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kedai kopi milik warga dipilih sebagai tempat bersilaturahmi dalam suasana santai dan penuh keakraban.

Dalam pertemuan tersebut, Koptu Rahmadi berinteraksi langsung dengan sejumlah warga, membangun komunikasi dua arah sekaligus menyerap berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Obrolan ringan menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan serta menumbuhkan rasa kebersamaan antara Babinsa dan warga binaannya.

Kegiatan anjangsana tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial. Melalui komunikasi yang dilakukan secara langsung dan humanis, Babinsa dapat mengetahui kondisi sosial masyarakat sekaligus menjaga hubungan yang harmonis di wilayah binaan.

Bagi Koptu Rahmadi, kedai kopi bukan sekadar tempat menikmati secangkir kopi. Tempat sederhana tersebut menjadi ruang sosial tempat masyarakat berkumpul, bertukar informasi, dan membangun komunikasi. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas warga diharapkan semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Koptu Rahmadi menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, keamanan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat juga diharapkan terus mempertahankan budaya gotong royong dan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan desa.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat secara rutin merupakan bentuk nyata komitmen TNI untuk selalu dekat dengan rakyat. Dari kedai kopi hingga lingkungan tempat tinggal warga, komunikasi yang terbangun menjadi jembatan penting dalam menciptakan suasana desa yang aman, nyaman, dan kondusif.

Melalui kegiatan sederhana tersebut, nilai kebersamaan kembali ditegaskan: kedekatan dengan masyarakat tidak selalu dibangun dalam ruang formal, tetapi dapat tumbuh dari percakapan sederhana, secangkir kopi, dan kepedulian yang dilakukan secara konsisten. (*PD)

Posting Komentar